Selamat datang Website Resmi Desa Koroe Onowa Logo Desa Koroe Onowa

VIDEO PROFIL

Berkisar 200 tahun yang lalu terdapat sebuah perkampungan kecil yang bernama Kampung Onowa yang penduduknya hidup rukun dan damai. Kampung tersebut hanya terdapat satu buah sumur yang jaraknya cukup jauh dari perkampungan sehingga kebutuhan akan air bersih sangat sulit.

 

Dengan kondisi tersebut satu persatu masyarakatnya pindah yaitu di Kampung Koroe yang memiliki mata air tawar yang dapat di konsumsi masyarakat. Pada tahun 1969 penduduk Kampung Koroe sudah menjadi ramai dengan adanya perpindahan penduduk dari Kampung Onowa.

 

Sejak tahun 1964 wilayah di Pulau Wangi-Wangi masih menggunakan istilah olo sebelum terbentuk sistem pemerintahan desa. Olo di Pulau Wangi-Wangi hanya terdiri dari 4 (empat) olo/wilayah, yakni : Wanci, Mandati, Liya, dan Kapota. Kemudian setelah itu baru terbentuk menjadi Wilayah Administratif Desa, meliputi : Desa Wanci, Desa Mandati, Desa Liya, Desa Kapota, Desa Waha, Desa Tindoi dan Desa Wandoka. Kampung Onowa maupun Koroe dimasa itu menjadi bagian dari wilayah Desa Waha. Desa Waha pada saat itu meliputi Wilayah Desa Sombu sampai Wilayah Desa Koroe Onowa.

Luas wilayah Desa Koroe Onowa 25,11 Ha, terdiri atas luas daratan kuramg lebih 19,30 Ha dan luas perairan kurang lebih 4,81 Ha. Sumber mata air di Desa Koroe Onowa umumnya berasal dari air tanah (ground water). Air tanah di Desa Koroe Onowa dipengaruhi oleh naik turunnya air laut. Jenis tanah di Desa Koroe Onowa yakni Litosol dan Mediteran. Secara umum tanah didaerah ini relatif kurang subur

Nama :
Jabatan :
Tempat, Tanggal Lahir : Wakatobi, 12 Desember 1980
Pendidikan : S1 Ilmu Pemerintahan
Masa Jabatan : 2018-2026